Sejarah Sebung Surabaya

Sejarah

Komunitas Sego Bungkus (Sebung) Surabaya

Sebung Surabaya lahir saat rasa prihatin begitu berkecamuk di hati beberapa pemuda, yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa. Tepat pada akhir tahun 2012, keprihatinan itu berubah menjadi sebuah aksi sederhana yang diwujudkan dengan nasi bungkus yang dibeli dengan patungan, untuk dibagikan kepada para tunawisma target saat tengah malam. Tunawisma itulah yang menjadi keprihatinan mereka.

Berawal dari 4 pemuda yang hanya membawa puluhan nasi bungkus, gerakan tersebut tak lantas patah semangat. Keterbatasan itu justru menjadi pelecut untuk tetap memberikan cahaya bagi mereka yang membutuhkan. Minggu demi minggu berganti, kegundahan itu mulai sirna karena usaha untuk mengajak teman-teman terdekat mereka, berbuah semakin bertambahnya orang-orang yang ikut bergabung dan berbagi untuk para tunawisma di jalanan Kota Surabaya, yang kemudian menamakan diri sebagai Penggerak Sebung Surabaya.

Sejarah tidak akan memiliki arti jika tanpa aksi yang berlanjutan, dengan membawa Semangat Berbagi Sebung Surabaya semakin berkembang dan terus bergerak untuk menyebarkan manfaat hingga saat ini. Bukan hanya membagikan bungkusan nasi kepada para tunawisma, lebih dari itu komunitas ini juga memiliki berbagai kegiatan lain yang bermanfaat bagi target dan juga untuk para penggeraknya.

FollowFb.Ins.Tw.
...

This is a unique website which will require a more modern browser to work!

Please upgrade today!